Berikut Yakni Biografi Sir Isaac Newton Sang Penemu Hukum Gravitasi

gammafisblog.blogspot.com - kali ini saya mau berbagi arikel kepada teman-teman tengtang "Biografi Ilmuan Terkenal - Sir Isaac Newton". Semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat buat teman-teman. Selamat Membaca.

 Sir Isaac Newton, siapa yang enggak mengenal nama ini. Seorang ilmuan fisika populer yang merubah dunia dengan penemuanyanya tentang hukum gravitasi.

 kali ini saya mau berbagi arikel kepada teman Berikut yaitu Biografi Sir Isaac Newton Sang Penemu Hukum Gravitasi

Tokoh satu ini populer karna menemukan hukum gravitasi serta juga termasuk salah satu orang paling jenius yang ada dimuka bumi. Sir Isaac Newton yaitu seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi serta juga ahli kimia yang berasal dari Inggris.

Ia juga ilmuwan paling besar serta paling berpengaruh yang pernah hidup di dunia, lahir di Woolsthrope, Inggris, tepat pada hari Natal tahun 1642, bertepatan tahun dengan wafatnya Galileo.

Seperti halnya Nabi Muhammad, dia lahir sesudah ayahnya meninggal Beliau adalah pengikut aliran heliosentris serta ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika modern

Biografi serta Profil Newton serta Masa-masa Awal Isaac Newton

Newton dilahirkan di kota Woolsthorpe-by-Colsterworth, hamlet di county Lincolnshire lahir secara prematur, dimana saat itu bayi prematur enggak diharapkan kehadirannya di dunia. Ayahnya, Isaac, meninggal tiga bulan sebelum kelahiran Newton.

Dua tahun kemudian ibunya, Hannah Ayscough Newton, menikah dengan lelaki lain serta meninggalkan Newton dengan neneknya. Newton adalah kanak-kanak pintar.

Berdasarkan pernyataan E.T. Bell (1937, Simon and Schuster) serta H. Eves:

"Newton memulai sekolah saat tinggal bersama neneknya di desa serta kemudian dikirimkan ke sekolah bahasa di daerah Grantham dimana dia akhirnya menjadi anak terpandai di sekolahnya. Saat bersekolah di Grantham dia tinggal di-kost milik apoteker lokal yang bernama William Clarke. Sebelum meneruskan kuliah di Universitas Cambridge pada usia 19, Newton sempat menjalin kasih dengan adik angkat William Clarke, Anne Storer. Saat Newton memfokuskan dirinya pada pelajaran, cerita cintanya dengan menjadi makin enggak menentu serta akhirnya Storer menikahi orang lain. Banyak yang menegatakan Jika dia, Newton, selalu mengenang cerita cintanya walaupun selanjutnya enggak pernah disebutkan Newton mempunyai seorang kekasih serta bahkan pernah menikah".

Sejak usia 12 hingga 17 tahun, Newton mengenyam pendidikan di sekolah The Kings School yang terletak di Grantham (tanda tangannya masih terdapat di perpustakaan sekolah). Keluarganya mengeluarkan Newton dari sekolah dengan alasan agar dia menjadi petani saja.

Bagaimanapun Newton terlihat enggak menyukai pekerjaan barunya. Tapi pada akhirnya setelah meyakinkan keluarga serta ibunya dengan bantuan paman serta gurunya, Newton dapat menamatkan sekolah pada usia 18 tahun dengan nilai yang memuaskan.

Di masa bocah dia Telah menunjukkan kecakapan yang nyata di bidang mekanika serta teramat cekatan menggunakan tangannya. Walaupun anak dengan otak cemerlang, di sekolah tampaknya ogah-ogahan serta enggak banyak menarik perhatian.

Tatkala menginjak akil baliq, ibunya mengeluarkannya dari sekolah dengan harapan anaknya bisa menjadi petani yang baik. Untungnya sang ibu bisa dibujuk, Jika bakat utamanya enggak terletak di situ.

Pada umurnya delapan belas dia masuk Universitas Cambridge. Di sinilah Newton secara kilat menyerap apa yang kemudian populer dengan ilmu pengetahuan serta matematik serta dengan cepat pula mulai melakukan penyelidikan sendiri.

Antara usia dua puluh satu serta dua puluh tujuh tahun dia Telah meletakkan dasar-dasar teori ilmu pengetahuan yang pada gilirannya kemudian mengubah dunia. Pertengahan abad ke-17 yaitu periode pembenihan ilmu pengetahuan.

Penemuan teropong bintang dekat permulaan abad itu telah merombak seluruh pendapat mengenai ilmu perbintangan. Filosof Inggris Francis Bacon serta Filosof Perancis Rene Descartes kedua-duanya berseru kepada ilmuwan seluruh Eropa agar enggak lagi menyandarkan diri pada kekuasaan Aristoteles

Melainkan melakukan percobaan serta penelitian atas dasar titik tolak serta keperluan sendiri. Apa yang dikemukakan oleh Bacon serta Descartes, Telah dipraktekkan oleh si hebat Galileo. Penggunaan teropong bintang, penemuan baru buat penelitian astronomi oleh Newton telah merevolusionerkan penyelidikan bidang itu, serta yang dilakukannya di sektor mekanika telah menghasilkan apa yang kini populer dengan sebutan “Hukum gerak Newton” yang pertama.

Dengan mermacam hasil karya ilmiah yang dicapainya, Newton menulis sebuah buku Philosophiae Naturalis Principia Mathematica, dimana pada buku tersebut dideskripsikan mengenai teori gravitasi secara umum, berdasarkan hukum gerak yang ditemukannya, dimana benda bakal tertarik ke bawah karna gaya gravitasi.

Bekerja sama dengan Gottfried Leibniz, Newton mengembangkan teori kalkulus. Newton adalah orang pertama yang menyatakan tentang teori gerak serta berperan penting dalam merumuskan gerakan melingkar dari hukum Kepler, dimana Newton memperluas hukum tersebut dengan beranggapan Jika suatu orbit gerakan melingkar enggak perlu selalu berbentuk lingkaran sempurna (seperti elipse, hiperbola serta parabola).

Newton menemukan spektrum warna saat melakukan percobaan dengan melewati sinar putih pada sebuah prisma, dia juga percaya Jika sinar adalah kumpulan dari partikel-partikel. Newton juga mengembangkan hukum tentang pendinginan yang di dapatkan dari teori binomial, serta menemukan sebuah prinsip momentum serta angular momentum.

Pendapat Kepala Akademi Ilmiah Berlin tentang Newton: "Newton ialah seorang jenius besar yang pernah ada serta paling beruntung, yang enggak bisa kita temukan lebih dari suatu sistem dunia buat didirikan."

Ilmuwan besar lain, seperti William Harvey, penemu ihwal peredaran darah serta Johannes Kepler penemu tata gerak planit-planit di seputar matahari, mempersembahkan informasi yang sangat mendasar bagi kalangan cendikiawan.

Walau begitu, ilmu pengetahuan murni masih adalah kegemaran para intelektual, serta masih belum dapat dibuktikan –apabila digunakan dalam teknologi– Jika ilmu pengetahuan dapat mengubah pola dasar kehidupan manusia sebagaimana diramalkan oleh Francis Bacon.

Walaupun Copernicus serta Galileo Telah menyepak ke pinggir beberapa anggapan tentang pengetahuan purba serta telah menyuguhkan pengertian yang lebih mengenai alam semesta, tetapi enggak ada satu pokok pikiran pun yang terumuskan dengan seksama yang mampu membelokkan tumpukan pengertian yang enggak berdasar.

Seraya menyusunnya dalam suatu teori yang memungkinkan berkembangnya ramalan-ramalan yang lebih ilmiah. Tak lain dari Isaac Newton-lah orangnya yang sanggup menyuguhkan kumpulan teori yang terangkum rapi serta meletakkan batu pertama ilmu pengetahuan modern yang kini arusnya menjadi anutan orang.

Penemuan - Penemuan Sir Isaac Newton

Newton sendiri agak ogah-ogahan menerbitkan serta mengumumkan penemuan-penemuannya. Gagasan dasar Telah disusunnya jauh sebelum tahun 1669 tetapi banyak teori-teorinya baru dikenal publik bertahun-tahun sesudahnya.

Penerbitan pertama penemuannya yaitu menyangkut penjungkir-balikan anggapan lama tentang hal-ihwal cahaya. Dalam serentetan percobaan yang seksama, Newton menemukan fakta Jika apa yang lazim disebut orang “cahaya putih” sebenarnya enggak lain dari campuran semua warna yang terkandung dalam pelangi.

Dan ia pun dengan sangat hati-hati melakukan analisa tentang akibat-akibat hukum pemantulan serta pembiasan cahaya. Berpegang pada hukum ini dia –pada tahun 1668– merancang serta sekaligus membangun teropong refleksi pertama, model teropong yang dipergunakan oleh sebagian terbesar penyelidik bintang-kemintang saat ini.

Penemuan ini, berbarengan dengan hasil-hasil yang diperolehnya di bidang percobaan optik yang Telah diperagakannya, dipersembahkan olehnya kepada lembaga peneliti kerajaan Inggris tatkala ia berumur dua puluh sembilan tahun.

Keberhasilan Newton di bidang optik saja barangkali Telah memadai buat mendudukkan Newton pada urutan daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia. Sementara itu masih ada penemuan-penemuan yang kurang penting di bidang matematika murni serta di bidang mekanika.

Persembahan terbesarnya di bidang matematika yaitu penemuannya tentang “kalkulus integral” yang barangkali dipecahkannya tatkala ia berumur dua puluh tiga atau dua puluh empat tahun. Penemuan ini adalah hasil karya terpenting di bidang matematika modern.

Tidak semata bagaikan benih yang daripadanya tumbuh teori matematika modern, tetapi juga perabot enggak terelakkan yang tanpa penemuannya itu kemajuan pengetahuan modern yang datang menyusul adalah hal yang mustahil.

Biarpun Newton enggak berbuat sesuatu apapun lagi, penemuan “kalkulus integral”-nya saja Telah memadai buat menuntunnya ke tangga tinggi dalam daftar urutan buku ini.

Tetapi penemuan-penemuan Newton yang terpenting yaitu di bidang mekanika, pengetahuan sekitar bergeraknya sesuatu benda. Galileo adalah penemu pertama hukum yang melukiskan gerak sesuatu obyek apabila enggak dipengaruhi oleh kekuatan luar.

Tentu saja pada dasarnya semua obyek dipengaruhi oleh kekuatan luar serta persoalan yang paling penting dalam ihwal mekanik yaitu bagaimana obyek bergerak dalam keadaan itu. Masalah ini dipecahkan oleh Newton dalam hukum geraknya yang kedua serta termasyhur serta dapat dianggap sebagai hukum fisika klasik yang paling utama.

Hukum kedua (secara matematika dijabarkan dengan persamaan F = m.a) menetapkan Jika akselerasi obyek yaitu sama dengan gaya netto dibagi massa benda. Terhadap kedua hukum itu Newton menambah hukum ketiganya yang masyhur tentang gerak (menegaskan Jika pada tiap aksi, misalnya kekuatan fisik, terdapat reaksi yang sama dengan yang bertentangan) serta yang paling termasyhur penemuannya tentang kaidah ilmiah hukum gaya berat universal.

Keempat perangkat hukum ini, jika digabungkan, bakal membentuk suatu kesatuan sistem yang berlaku buat seluruh makro sistem mekanika, mulai dari pergoyangan pendulum hingga gerak planit-planit dalam orbitnya mengelilingi matahari yang dapat diawasi serta gerak-geriknya dapat diramalkan.

Newton enggak cuma menetapkan hukum-hukum mekanika, tetapi dia sendiri juga menggunakan alat kalkulus matematik, serta menunjukkan Jika rumus-rumus fundamental ini dapat dipergunakan bagi pemecahan problem.

Hukum Newton dapat serta Telah dipergunakan dalam skala luas bidang ilmiah serta bidang perancangan pelbagai peralatan teknis. Dalam masa hidupnya, pemraktekan yang paling dramatis yaitu di bidang astronomi.

Di sektor ini pun Newton berdiri paling depan. Tahun 1678 Newton menerbitkan buku karyanya yang masyhur Prinsip-prinsip matematika mengenai filsafat alamiah (biasanya diringkas Principia saja). Newton mengemukakan teorinya tentang hukum gaya berat serta tentang hukum gerak. Ia menunjukkan bagaimana hukum-hukum itu dapat dipergunakan buat memperkirakan secara tepat gerakan-gerakan planit-planit seputar sang matahari.

Perkara utama gerak-gerik astronomi yaitu bagaimana memperkirakan posisi yang tepat serta gerakan bintang-kemintang serta planit-planit, dengan demikian terpecahkan sepenuhnya oleh Newton cuma dengan sekali sambar. Atas karya-karyanya itu Newton sering dianggap seorang astronom terbesar dari semua yang terbesar.

Newton juga memberi sumbangsih besar di bidang thermodinamika (penyelidikan tentang panas) serta di bidang akustik (ilmu tentang suara). Dan dia pulalah yang menyuguhkan penjelasan yang jernih bagai kristal prinsip-prinsip fisika tentang “pengawetan” jumlah gerak agar enggak terbuang serta “pengawetan” jumlah gerak sesuatu yang bersudut.

Antrian penemuan ini Jika mau bisa diperpanjang lagi: Newtonlah orang yang menemukan dalil binomial dalam matematika yang amat logis serta dapat dipertanggungjawabkan. Mau tambah lagi? Ia juga, enggak lain enggak bukan, orang pertama yang mengutarakan secara meyakinkan ihwal asal mula bintang-bintang. Newton menghembuskan nafas terakhirnya pada tahun 1727, dikebumikan di Westminster Abbey.

Daftar karya Newton :

Method of Fluxions (1671)
De Motu Corporum (1684)
Philosophiae Naturalis Principia Mathematica (1687)
Opticks (1704)
Reports as Master of the Mint (1701-1725)
Arithmetica Universalis (1707)
An Historical Account of Two Notable Corruptions of Scripture(1754)
Itulah artikel tentang "Biografi Sir Isaac Newton Sang Penemu Hukum Gravitasi", semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman-teman, terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "Berikut Yakni Biografi Sir Isaac Newton Sang Penemu Hukum Gravitasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel